Korban Jiwa dan Pengungsian Terus Bertambah, Mahasiswa Lanny Jaya Minta Negara Hadir di Malagay

TIMURVIEWS.COM LANNY JAYA, PAPUA PEGUNUNGAN – Mahasiswa/i Kabupaten Lanny Jaya mendesak DPR RI, DPR Papua Pegunungan, dan DPRK Kabupaten Lanny Jaya untuk segera mengambil langkah serius terhadap situasi keamanan dan kemanusiaan yang terjadi di Distrik Malagay dan wilayah sekitarnya.

Desakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat sipil yang terdampak konflik dan terus hidup dalam ketidakpastian akibat situasi keamanan yang belum kondusif.

Mahasiswa menegaskan bahwa masyarakat sipil yang tidak terlibat dalam konflik bersenjata memiliki hak untuk hidup, memperoleh rasa aman, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan sebagaimana dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mereka juga menyoroti berbagai laporan dari masyarakat yang menunjukkan adanya korban jiwa, pengungsian, trauma mendalam, serta ketakutan yang terus menghantui kehidupan warga akibat konflik yang masih berlangsung.

Oleh karena itu, mahasiswa meminta DPR RI, DPR Papua Pegunungan, dan DPRK Kabupaten Lanny Jaya untuk menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan memastikan adanya perlindungan terhadap masyarakat sipil.

Baca juga Pemuda Lanijaya Desak Pemda Lanny jaya Bentuk Tim Investigasi "Hernison Kogoya"

Selain itu, mereka mendesak agar setiap dugaan pelanggaran hak asasi manusia serta tindakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa warga sipil dapat diusut secara transparan, independen, dan akuntabel sesuai dengan hukum yang berlaku.

Mahasiswa juga meminta pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mengedepankan pendekatan kemanusiaan, dialog, dan perlindungan terhadap masyarakat sebagai upaya menciptakan situasi yang aman dan damai di Kabupaten Lanny Jaya, khususnya di Distrik Malagay.

Mereka menegaskan bahwa keselamatan masyarakat sipil harus menjadi prioritas utama dan negara harus hadir untuk memberikan rasa aman bagi seluruh warga tanpa terkecuali.

(**) 


Posting Komentar

0 Komentar