BELAJAR UNTUK MENGAJAR• Marius

 

 TU||Marius Meaga -Belajar untuk mengajar! Seorang guru akan membawa murid sejauh mana ia pernah pergi. Dr.  Janneman Usmany. Filosofi ini artinya adalah kita bisa memberikan segala sesuatu kepada orang lain, jikalau sesuatu itu ada pada kita, tidak mungkin kita bisa berikan segala sesuatu kalau sesuatu itu tidak ada pada kita.

Jadi, untuk memiliki segala sesuatu itu,  Tuhan berikan kita waktu. Dan Tuhan menciptakan manusia dalam kapasitas waktu yang sama, yaitu 24 jam setiap hari untuk melakukan segala sesuatu.

Tetapi ada sebagian orang berhasil dalam hal apa yang mereka pelajari, sedangkan orang yang lain tidak berhasil. Jadi, persoalannya apa? Apakah kita sungguh-sungguh belajar atau tidak? Apakah kita memiliki kontrol waktu yang baik atau tidak? 

Dengan pertanyaan di atas sebenarnya kita harus sadar bahwa waktu adalah anugerah Tuhan yang termahal yang Tuhan berikan kepada manusia untuk melakukan segala sesuatu di dunia ini. Tetapi ada orang lain tidak mengunakan kesempatan itu dengan baik, bahkan mereka tidak peduli dengan waktu itu.

Sebenarnya kalau kita berpikir lebih dalam,  waktu adalah hidup dan hidup adalah kesempatan. Jadi, kita ingat bahwa bagi mereka yang tidak mengunakan waktu dengan baik, maka secara tidak sadar membunuh diri sendiri.

Oleh sebab itu, kita harus sadar bahwa waktu yang kita gunakan itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan, oleh sebab itu, kita gunakan kesempatan yang ada itu dengan hati yang bijaksana supaya apa pun yang kita lakukan di bumi ini bisa menjadi berkat untuk kemuliaan nama Tuhan.


Penulis : Marius Meaga

 Fb Marius