Langit Memerah Saat Senja, Warga Diminta Waspada Ancaman Kebakaran di Musim Kemarau

WAMENA, TIMURVIEWS.COM – Fenomena matahari terbenam yang tampak berwarna merah menyala seperti bola api kembali terlihat di langit Wamena dan sejumlah wilayah di Papua Pegunungan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menarik perhatian masyarakat karena terjadi di tengah cuaca panas berkepanjangan dan minimnya curah hujan.

Menanggapi fenomena itu, Staf Khusus Bupati Kabupaten Jayawijaya, Penas Kogoya, SH, menjelaskan bahwa matahari yang tampak merah menyala saat sore hari merupakan fenomena alam yang normal dan dapat dijelaskan secara ilmiah.

"Saat matahari berada rendah di ufuk, cahayanya harus melewati lapisan atmosfer yang lebih tebal. Cahaya biru lebih banyak tersebar sehingga cahaya merah dan jingga menjadi lebih dominan terlihat," ujar Penas Kogoya, SH.

Ia menjelaskan, warna merah pada matahari juga dapat terlihat lebih pekat apabila terdapat asap kebakaran hutan atau lahan, debu maupun polusi di udara, serta uap air atau awan tipis di atmosfer.

Menurutnya, fenomena tersebut bukan merupakan pertanda pasti akan terjadi suatu peristiwa tertentu. Namun, apabila suatu wilayah sedang mengalami musim kemarau panjang yang disertai banyak asap akibat kebakaran hutan dan lahan, kondisi tersebut dapat membuat matahari tampak semakin merah.

Penas Kogoya mengungkapkan bahwa kondisi cuaca panas yang terjadi belakangan ini perlu menjadi perhatian bersama. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah wilayah dilaporkan mengalami kebakaran hutan, bukit, lahan, bahkan mengancam permukiman warga akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran.

"Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membakar hutan, lahan maupun sampah secara sembarangan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat terkait agar dapat ditangani sebelum meluas," imbaunya.

Ia berharap fenomena langit memerah saat senja dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan, terutama di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Foto: Staf Khusus Bupati Kabupaten Jayawijaya, Penas Kogoya, SH, saat mengamati fenomena matahari terbenam yang tampak merah menyala di Wamena, Senin (3/8/2026).

(**) 

Posting Komentar

0 Komentar