-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolres Jayawijaya Patut Diapresiasi, Beri Ruang Aksi KNPB Berjalan Aman di Wamena

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15 Agustus WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-15T23:15:03Z

PAPUA PEGUNUNGAN | TIMURVIEWS.COM – Ribuan massa rakyat Papua yang tergabung dalam aksi yang dimediasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menyampaikan aspirasi secara aman, lancar dan tertib di halaman Kantor DPRP Papua Pegunungan, Wamena, Sabtu (15/08/2026).

Aksi yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam, sejak sekitar pukul 11.30 hingga 14.30 WIT, diwarnai penyampaian orasi politik secara bergantian. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Tidak terlihat adanya penghadangan oleh aparat keamanan terhadap massa yang datang dari berbagai arah dan titik kumpul sejak sekitar pukul 08.00 WIT. Situasi tersebut berbeda dengan sejumlah aksi sebelumnya yang kerap diwarnai pembatasan maupun penghadangan.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, terlihat berada di tengah massa dan memantau langsung jalannya aksi hingga selesai.

Kehadiran Kapolres tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPRP Papua Pegunungan, Yos Elopere. Ia menyampaikan terima kasih karena aparat kepolisian telah memberikan ruang bagi massa untuk menyampaikan aspirasi secara aman hingga tiba di Kantor DPRP Papua Pegunungan.

“Terima kasih Bapak Kapolres yang hari ini bisa amankan massa sampai di kantor DPR ini dengan baik. Dan yang terakhir, izin Pak Kapolres, mohon untuk arahkan baik, semoga di jalan tidak terjadi apa-apa. Terima kasih Bapak Kapolres,” ujar Yos Elopere.

Yos juga berharap pengamanan dapat terus dilakukan hingga massa meninggalkan lokasi aksi dan kembali ke tempat masing-masing.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum KNPB Pusat, Agus Kossay. Ia menilai sikap Kapolres Jayawijaya dalam memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara damai merupakan contoh dalam pelaksanaan demokrasi di Tanah Papua.

“Saya sampaikan terima kasih kepada Pak Kapolres. Demokrasi itu contoh dari Wamena kepada Indonesia. Kita buktikan bahwa demokrasi yang dewasa harus buka ruang seperti ini supaya rakyat itu datang dengan baik, sampaikan aspirasi kepada pemerintah,” kata Kossay.

Menurutnya, pemberian ruang terhadap penyampaian pendapat secara damai menjadi bagian penting dalam membangun demokrasi yang dewasa.

Kossay bahkan menyebut Wamena sebagai salah satu tempat yang dapat memberikan contoh kepada daerah lain dalam hal penyampaian aspirasi secara terbuka dan tertib.

“Kita memberikan politik kepada Indonesia supaya Indonesia tiru dari tempat ini,” katanya.

Aksi yang berlangsung hingga selesai tanpa bentrokan tersebut menjadi perhatian karena massa dapat menyampaikan aspirasi di ruang publik dengan tertib, sementara aparat keamanan tetap berada di lokasi untuk menjaga situasi tetap aman.

Peristiwa ini juga menunjukkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung secara damai ketika seluruh pihak, baik massa aksi maupun aparat keamanan, sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan bersama. (*)

×
Berita Terbaru Update