-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Isu West Papua Masuk Komunike MSG, ULMWP Sampaikan Apresiasi

Jumat, 04 September 2026 | 04 September WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-04T07:44:17Z

JAYAPURA|TIMURVIEWS.COM — Isu West Papua menjadi salah satu bagian dalam komunike para pemimpin Melanesian Spearhead Group (MSG) yang berlangsung di Koror, Palau, pada 31 Agustus 2026. Menanggapi hasil tersebut, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin MSG.


Salah satu hal yang mendapat perhatian ULMWP adalah keputusan para pemimpin MSG yang mengusulkan agar Indonesia mengizinkan kunjungan Kantor Komisaris Tinggi HAM PBB (OHCHR) ke Papua.


Sekretaris Eksekutif ULMWP, Markus Haluk, menyampaikan apresiasi atas sejumlah keputusan yang dihasilkan para pemimpin MSG, khususnya yang berkaitan dengan isu West Papua.


“Kami, ULMWP menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemimpin MSG yang telah menetapkan tujuh poin strategis sebagai langkah resolusi terhadap konflik berkepanjangan di West Papua,” kata Markus Haluk kepada awak media pada (03/09/2026) 


Markus mengatakan pihaknya bersyukur atas hasil pertemuan para pemimpin MSG di Palau pada 31 Agustus 2026. Menurutnya, pembahasan mengenai West Papua tercantum dalam poin keenam dari tujuh poin strategis yang dihasilkan.


Ia menambahkan, ULMWP selanjutnya akan mencermati perkembangan pembahasan mengenai West Papua dalam Forum Kepulauan Pasifik (PIF).


“Di atas segala keputusan para pemimpin ini, marilah kita tetap mengucap syukur kepada Tuhan atas segala karya-Nya. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil,” ujarnya.


Markus juga menyebut keputusan terbaru para pemimpin MSG tersebut sebagai penegasan kembali terhadap sejumlah keputusan sebelumnya, termasuk hasil KTT MSG ke-22 tahun 2023 serta sejumlah resolusi dan keputusan Forum Kepulauan Pasifik (PIF) pada 2019, 2023, 2024, dan 2025.


ULMWP berharap perkembangan keputusan dan pembahasan di tingkat regional Pasifik tersebut dapat terus menjadi perhatian dalam upaya mencari penyelesaian terhadap persoalan yang berkaitan dengan West Papua.

(**) 

×
Berita Terbaru Update