Rawat Warisan Leluhur, Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan FBLB ke-34 di Jayawijaya

WAMENA|TIMURVIEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Jayawijaya resmi membuka Karnaval Budaya Nusantara sebagai bagian dari rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 Tahun 2026.

Kegiatan tahunan tersebut digelar sebagai upaya melestarikan warisan budaya dan tradisi lokal, sekaligus memeriahkan Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain Karnaval Budaya Nusantara, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Jayawijaya juga dimeriahkan dengan berbagai agenda lainnya, di antaranya Noken Street Fashion, Pameran UMKM, serta berbagai atraksi seni dan budaya daerah.

Dalam sambutannya, Atenius Murip menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal melalui keterlibatan aktif masyarakat.

“Karnaval Budaya Nusantara ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan bagian dari rangkaian kegiatan FBLB ke-34 Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melestarikan warisan budaya, menjaga tradisi melalui pengenalan pakaian adat, tarian, dan kesenian daerah masing-masing,” ujarnya di Wamena, Senin (10/8/2026).

Ia juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut agar bersama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan selama berlangsungnya karnaval.

“Mari kita nikmati pertunjukan ini dengan tertib, menjaga kebersihan lingkungan, dan menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Jayawijaya adalah masyarakat yang ramah dan cinta damai,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung program pemerintah daerah, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal.

“Kehadiran serta partisipasi kita semua hari ini merupakan bentuk dukungan masyarakat Jayawijaya terhadap program-program pemerintah daerah, serta wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk menjaga, melestarikan, dan mewariskan kekayaan budaya leluhur kepada generasi penerus,” katanya.

Atenius berharap pelaksanaan Karnaval Budaya Nusantara tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan keberagaman budaya kepada generasi muda.

Ia menilai pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan semua pihak agar nilai-nilai tradisi dan identitas masyarakat tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Mengakhiri sambutannya, Atenius Murip secara resmi membuka Karnaval Budaya Nusantara yang menjadi salah satu agenda dalam rangkaian FBLB ke-34 Tahun 2026.

“Akhirnya, dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Karnaval Budaya Nusantara pada hari ini, Senin, 10 Agustus 2026, saya nyatakan dibuka secara resmi. Selamat menyaksikan, selamat berkarnaval, dan teruslah berkarya untuk bangsa,” tutupnya.

(**)

Posting Komentar

0 Komentar