Pada tahapan tersebut, Ketua GKII Daerah Balim Tengah bersama jajaran pengurus periode sebelumnya mengembalikan mandat kepemimpinan kepada wilayah. Pengembalian mandat menjadi bagian dari mekanisme organisasi sebelum konferensi memasuki tahapan pemilihan pimpinan baru GKII Daerah Balim Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Daerah GKII Balim Tengah, Pdt. Atius Yikwa, S.Th., M.Pd., menyampaikan sambutan sebagai bagian dari berakhirnya masa kepengurusan yang selama ini dipercayakan kepadanya bersama jajaran pengurus. Kamis, (20/08/2026)
Dalam sambutannya, Atius Yikwa menyampaikan refleksi atas perjalanan kepengurusan selama menjalankan tugas pelayanan di GKII Daerah Balim Tengah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur gereja, pengurus, para pelayan, serta peserta konferensi yang telah bersama-sama mendukung pelayanan selama masa kepemimpinan sebelumnya.
Sambutan kepengurusan lama tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyerahkan kembali tanggung jawab organisasi kepada wilayah dan memberikan ruang bagi proses regenerasi kepemimpinan melalui Konferda.
Setelah mandat kepemimpinan dikembalikan, konferensi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai kepengurusan baru, calon peserta, serta sejumlah agenda organisasi yang menjadi bagian dari proses Konferda.
Pimpinan sidang selanjutnya mengarahkan seluruh peserta untuk mengikuti pembahasan melalui komisi-komisi yang telah ditetapkan. Peserta dibagi ke dalam lima komisi, yakni Komisi A, Komisi B, Komisi C, Komisi D, dan Komisi E.
Masing-masing komisi diberikan ruang untuk membahas materi sesuai agenda yang telah ditentukan. Para peserta menyampaikan pandangan, masukan, serta usulan untuk kemudian dirumuskan menjadi hasil pembahasan masing-masing komisi.
Setelah pembahasan selesai, masing-masing komisi kemudian menyampaikan hasil pembahasannya dalam persidangan. Hasil tersebut menjadi bahan untuk dibahas dan ditindaklanjuti bersama sesuai mekanisme Konferda.
Tahapan pembahasan komisi ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Konferda sebelum memasuki agenda berikutnya, termasuk proses penentuan kepengurusan dan pemilihan pimpinan baru GKII Daerah Balim Tengah.
Suasana Konferda pada hari kedua berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan persidangan dengan serius sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menentukan arah pelayanan dan kepemimpinan GKII Daerah Balim Tengah ke depan.
Konferda diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan pelayanan, memperkuat persatuan, serta membawa GKII Daerah Balim Tengah semakin maju dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan di tengah jemaat dan masyarakat.
(Redaksi)
