SORONG, Timurviews.com – Aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan Mama-Mama Pedagang Papua Sorong Raya masih berlanjut hingga Kamis (2/7/2026) dini hari. Setelah menggelar long march menuju Kantor Gubernur Papua Barat Daya pada Rabu (1/7/2026) sejak pukul 07.00 hingga 18.00 WIT, para peserta aksi dikabarkan belum memperoleh jawaban dari Pemerintah Kota Sorong maupun Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya atas tuntutan yang mereka sampaikan.
Berdasarkan keterangan yang beredar, para mama pedagang memilih tetap bertahan dan tidak pulang hingga mendapatkan kepastian dari pemerintah terkait aspirasi mereka.
Sementara itu, sebuah unggahan dari akun Facebook bernama "Lao Lao" yang beredar luas di sejumlah grup Facebook dan media sosial memperlihatkan sejumlah peserta aksi sedang berbaring atau tidur di depan Kantor Wali Kota Sorong pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 00.40 WIT.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa Mama-Mama Pedagang Papua Sorong Raya telah berkomitmen untuk tetap bertahan di lokasi hingga memperoleh jawaban pasti dari pemerintah mengenai tuntutan mereka.
Foto-foto yang beredar memperlihatkan para peserta aksi beristirahat di depan gedung kantor pada malam hari. Unggahan tersebut kemudian menjadi perhatian warganet dan tersebar di berbagai platform media sosial.
Hingga berita ini diterbitkan, Timurviews.com belum memperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kota Sorong maupun Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terkait perkembangan aksi tersebut maupun respons atas tuntutan yang disampaikan para peserta aksi.
Timurviews.com akan terus memantau perkembangan situasi dan memperbarui informasi setelah memperoleh konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait.




.webp)

.webp)
0 Komentar