TIMURVIEWS.COM||TOLIKARA, Papua Pegunungan – Menjelang pelaksanaan Badan Pekerja Lengkap (BPL) GIDI Ke-60, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tolikara sekaligus Intelektual Daerah Pemilihan (Dapil) II, Muru Wonda, S.Sos, mengajak seluruh umat Tuhan, masyarakat, tokoh adat, tokoh gereja, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama proses pembangunan rumah-rumah peserta BPL GIDI Ke-60.
Menurut Muru Wonda, pelaksanaan BPL GIDI Ke-60 merupakan momentum penting dalam perjalanan pelayanan Gereja Injili di Indonesia (GIDI). Oleh karena itu, seluruh tahapan persiapan, termasuk pembangunan rumah peserta, membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat agar dapat berjalan dengan baik.
"Kami mengajak seluruh umat Tuhan untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan kenyamanan selama proses pembangunan rumah peserta BPL GIDI Ke-60. Mari kita bergandengan tangan, saling menghormati, serta memberikan dukungan kepada panitia dan para pekerja yang sedang mempersiapkan seluruh fasilitas bagi para peserta," ujar Muru Wonda.
Ia menilai semangat gotong royong, kasih, dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam menyukseskan agenda gerejawi berskala besar tersebut. Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai wilayah akan menjadi kesempatan bagi masyarakat Tolikara untuk menunjukkan keramahtamahan serta nilai-nilai pelayanan sebagai tuan rumah yang baik.
Sebagai tokoh intelektual dari Dapil II, Muru Wonda juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau isu-isu yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga suasana yang kondusif sehingga seluruh proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
"BPL GIDI Ke-60 bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia pelaksana, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai umat Tuhan dan masyarakat Tolikara. Mari kita sukseskan kegiatan ini dengan menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta semangat persaudaraan sehingga setiap peserta dapat merasakan kasih dan pelayanan terbaik selama berada di Kabupaten Tolikara," tegasnya.
Lebih lanjut, Muru Wonda berharap penyelenggaraan BPL GIDI Ke-60 tidak hanya menjadi agenda organisasi gereja, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarumat, memperkuat semangat pelayanan, serta membawa dampak positif bagi pembangunan daerah.
Ia meyakini keberhasilan penyelenggaraan BPL GIDI Ke-60 akan menjadi kebanggaan masyarakat Tolikara sekaligus menunjukkan kemampuan masyarakat Papua Pegunungan dalam menjadi tuan rumah yang ramah, aman, dan penuh kasih.
"Mari kita sambut BPL GIDI Ke-60 dengan hati yang penuh kasih, menjaga kedamaian, memperkuat persatuan, dan bersama-sama menyukseskan agenda gerejawi yang bersejarah ini demi kemuliaan Tuhan," pungkas Muru Wonda.
Pewarta: Humas KONI Tolikara


.webp)

.webp)
0 Komentar