Ribuan Masyarakat 9 Distrik Suku Lani Sukseskan Peluncuran Mama Noken Cendrawasih

 

TIMURVIEWS.COM | WAMENA – Ribuan masyarakat dari sembilan distrik wilayah Suku Lani memadati lokasi peluncuran Mama Noken Cendrawasih yang berlangsung di Munak, Kampung Taganik, Distrik Yalengga, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Jayawijaya Athenius Murib, S.H., M.H., Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya Ny. Dr. Idawati Waromi, S.P., K.J., bersama rombongan, tokoh adat, tokoh masyarakat, kaum profesi, pimpinan UMKM, serta masyarakat dari Distrik Tagineri, Tagime, Molagalome, Bolakme, Piramid, Kimbim, Wamek, Yalengga, dan Koragi.

Peluncuran Mama Noken Cendrawasih menjadi momentum penting bagi masyarakat Suku Lani dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai produk hasil karya mama-mama Papua turut dipamerkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari noken, tas anyaman, topi tradisional, hingga berbagai kerajinan tangan dan produk lokal lainnya.

Bupati Jayawijaya Athenius Murib dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Mama Noken Cendrawasih merupakan langkah positif dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan pengembangan usaha produktif berbasis potensi daerah.

"Kegiatan seperti ini harus terus didukung karena menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki. Pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan UMKM agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Athenius Murib.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Ny. Dr. Idawati Waromi, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendampingi para mama-mama pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usaha dan memperluas akses pemasaran produk lokal.

"Kami ingin mendampingi para mama-mama pelaku UMKM. Ke depan, pasar mama di setiap distrik akan dihidupkan sehingga hasil perkebunan dan produk lokal masyarakat tidak harus selalu dibawa ke Wamena untuk dipasarkan," katanya.

Menurut Idawati, keberadaan pasar mama di tingkat distrik akan membantu masyarakat memperoleh akses pemasaran yang lebih dekat sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

Ketua Panitia Pelaksana, Tab Tabuni, dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya atas dukungan yang diberikan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Bupati Athenius Murib telah membantu pelaksanaan kegiatan dengan dukungan dana sebesar Rp100 juta serta bantuan 10 ekor babi.

Selain menyampaikan apresiasi, Tab Tabuni juga menyoroti masih banyaknya generasi muda Suku Lani dan Walak yang membutuhkan lapangan pekerjaan. Ia berharap pemerintah terus memberikan perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penciptaan peluang kerja bagi generasi muda.

Koordinator Mama Noken Cendrawasih sekaligus Pengurus UMKM sembilan distrik Suku Lani, Amosina Wenda, menjelaskan bahwa seluruh produk yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil karya para mama pelaku UMKM dari berbagai distrik wilayah Suku Lani.

"Produk-produk yang dipamerkan hari ini merupakan hasil kerja dan pengelolaan para mama pelaku UMKM dari sembilan distrik Suku Lani," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Distrik Bolakme, Eliaser G. Tabuni, S.Pi., M.Ak., yang juga menjabat sebagai Ketua IKB BINTANG (Ikatan Keluarga Besar Bolakme, Molagalome, Tagime, dan Tagineri), menegaskan bahwa masyarakat Suku Lani merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat di Lembah Baliem.

"Di Kabupaten Jayawijaya ini kami Suku Lani ada di lembah ini. Jangan anggap kami tidak ada," tegas Eliaser Tabuni.

Ia berharap pemerintah terus meningkatkan perhatian terhadap pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur pemerintahan di distrik-distrik guna mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Perwakilan Kementerian UMKM yang hadir dalam kegiatan tersebut turut menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam mengembangkan produk-produk lokal. Kementerian UMKM berkomitmen mendukung pengembangan UMKM serta pemasaran produk lokal guna memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, dan Papua pada umumnya.

Peluncuran Mama Noken Cendrawasih diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melestarikan budaya noken, serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat adat di wilayah Papua Pegunungan.

(**) 

Posting Komentar

0 Komentar