ACEH, TIMURVIEWS.COM – Himpunan Mahasiswa Papua Lhokseumawe (HIMAPAL) menggelar kegiatan temu ramah bersama mahasiswa baru pada Sabtu, 27 Maret 2021. Kegiatan yang berlangsung di Pelabuhan Krueng Geukueh ini mengusung tema "Mengembangkan Rasa Solidaritas Bersama di Aceh."
Temu ramah tersebut bertujuan untuk memperkenalkan Himpunan Mahasiswa Papua Lhokseumawe (HIMAPAL) sebagai wadah kebersamaan bagi mahasiswa asal Papua dan Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sedang menempuh pendidikan di Kota Lhokseumawe.
Selain sesi perkenalan organisasi, panitia juga mengadakan berbagai permainan (games) yang dirancang untuk membangun kekompakan, kerja sama, dan kebersamaan di antara para peserta.
Ketua Panitia Pelaksana, Riky Mirib, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan senam pagi bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ketua Umum HIMAPAL serta Ketua Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatra (KOMPASS).
"Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat tali persaudaraan sekaligus menumbuhkan rasa kekeluargaan di antara mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Aceh," ujar Riky.
Berbagai permainan turut memeriahkan kegiatan, di antaranya mencari koin dalam tepung, estafet tepung untuk mengisi botol, merayap menggunakan tali rafia, memecahkan dan melindungi balon, estafet karet menggunakan sedotan, lomba minum air, hingga penampilan menyanyi dengan iringan gitar. Seluruh permainan tersebut bertujuan melatih kerja sama, komunikasi, serta kekompakan antarpeserta.
Sementara itu, Ketua Umum HIMAPAL, Pontianus Ronaldo Orawiauta, yang akrab disapa Ronal, mengajak mahasiswa baru agar tidak sungkan menjalin komunikasi dengan para senior.
"Jangan takut kepada senior. Jadikan senior sebagai tempat bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di Lhokseumawe," pesannya saat menyampaikan materi mengenai sejarah berdirinya HIMAPAL.
Ronal juga menegaskan bahwa HIMAPAL merupakan rumah bersama bagi seluruh mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di Kota Lhokseumawe.
"HIMAPAL bukan milik sekelompok orang, melainkan milik seluruh mahasiswa Papua. Karena itu, mari kita bangun organisasi ini bersama-sama dengan penuh rasa tanggung jawab," tegasnya.
Sebagai penutup kegiatan, panitia melakukan pembagian dan pemasangan slayer HIMAPAL kepada mahasiswa baru sebagai simbol bahwa mereka telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Himpunan Mahasiswa Papua Lhokseumawe.
(**)

.webp)

.webp)
0 Komentar