WAMENA|TIMURVIEWS.COM – Sejumlah generasi muda, intelektual, pelajar, dan mahasiswa asal Papua Pegunungan menyampaikan aspirasi, kritik, serta saran kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terkait arah pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Aspirasi tersebut ditujukan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan serta Dinas Pendidikan dan Kesra Provinsi Papua Pegunungan. Pada Rabu, (23/9/2026)
Dalam penyampaiannya, mereka menilai pembangunan Papua Pegunungan tidak hanya perlu berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, peningkatan kualitas SDM, serta kesejahteraan masyarakat.
Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah mengenai program bantuan dana pendidikan dan bantuan studi akhir bagi mahasiswa asal Papua Pegunungan yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kota studi di Indonesia.
Menurut mereka, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan, terutama berkaitan dengan keterbukaan informasi, akses terhadap program bantuan, serta pemerataan kesempatan bagi mahasiswa.
“Pertanyaannya sederhana: apakah seluruh mahasiswa asal Papua Pegunungan yang memenuhi persyaratan telah memperoleh akses informasi dan kesempatan yang sama?” kutipannya
Mereka berharap Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dapat membuka informasi mengenai program bantuan pendidikan secara lebih luas sehingga dapat diketahui oleh mahasiswa asal Papua Pegunungan yang sedang menempuh pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut mereka, keterbukaan informasi menjadi penting agar mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat mengetahui mekanisme, persyaratan, jadwal, serta proses pengajuan bantuan pendidikan secara jelas.
Mereka juga menekankan bahwa mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan memiliki kebutuhan dan tantangan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.
Karena itu, kebijakan di bidang pendidikan diharapkan dapat dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, pemerataan, keadilan, dan kesempatan yang setara bagi mahasiswa asal Papua Pegunungan.
“Mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan memiliki kebutuhan dan perjuangan yang sama. Karena itu, kebijakan pendidikan perlu dilaksanakan dengan prinsip keterbukaan, pemerataan, keadilan, dan kesempatan yang setara,” ucap
Para mahasiswa menegaskan bahwa penyampaian aspirasi tersebut bukan dimaksudkan untuk merendahkan atau menyudutkan pemerintah daerah. Sebaliknya, aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi masukan konstruktif bagi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan pembangunan SDM di daerah.
Mereka berharap pemerintah dapat memberikan ruang dialog serta membuka informasi secara transparan mengenai berbagai program pendidikan, khususnya bantuan bagi mahasiswa Papua Pegunungan yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
Dengan demikian, program pendidikan diharapkan dapat menjangkau mahasiswa secara lebih luas dan memberikan kesempatan yang adil bagi mereka yang memenuhi ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah.
(**)
