SORONG SELATAN| TIMURVIEWS.COM – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sorong Raya sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III di kawasan Hostei Wisata Hutan Damar Bariat, Kabupaten Sorong Selatan, Senin (21/9/2026).
Musda III menjadi momentum konsolidasi masyarakat adat se-Sorong Raya yang meliputi Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Raja Ampat, Tambrauw, Maybrat, dan Kota Sorong.
Pelaksanaan Musda berlangsung di tengah kawasan Hutan Damar Bariat dengan mengusung semangat “Kembali ke Hutan, Perkuat Wilayah Adat.” Tema tersebut dinilai selaras dengan lokasi kegiatan yang menjadi salah satu kawasan hutan yang masih terjaga di Papua Barat Daya.
Dalam Musda tersebut, Nabot Serklefat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua AMAN Sorong Raya Periode 2026–2031.
Usai terpilih, Nabot menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para peserta Musda.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. AMAN Sorong Raya akan kembali ke akar, jaga hutan, jaga tanah adat, dan perkuat ekonomi masyarakat adat,” ujar Nabot Serklefat.
Bahas Program Kerja dan Penguatan Wilayah Adat
Musda III AMAN Sorong Raya membahas sejumlah agenda penting untuk memperkuat organisasi dan perjuangan masyarakat adat dalam lima tahun ke depan.
Beberapa agenda yang dibahas meliputi:
Laporan pertanggungjawaban pengurus lama;
Penetapan program kerja lima tahun ke depan;
Penguatan pemetaan wilayah adat Sorong Raya;
Advokasi hak masyarakat adat atas tanah dan hutan.
Kegiatan tersebut diikuti para tetua adat, pemuda adat, perempuan adat, serta unsur masyarakat adat dari berbagai wilayah di Sorong Raya.
Para peserta berharap kepemimpinan Nabot Serklefat dapat memperkuat konsolidasi AMAN Sorong Raya serta mendorong perlindungan hak-hak masyarakat adat, terutama dalam menjaga tanah, hutan, dan wilayah adat.
Musda III juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga wilayah adat sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat adat di Sorong Raya.
(MOY)


