
TAGINERI |TIMURVIEWS.COM - Anggota DPR Papua Pegunungan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Agus Kogoya, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dimulai dari kampung melalui peran aktif pemerintah desa dan partisipasi masyarakat dalam mengelola potensi lokal.
Hal tersebut disampaikan Agus Kogoya saat memberikan sambutan dalam kegiatan panen raya jagung di Distrik Tagineri, Kabupaten Tolikara, Jumat (9/10/2026).
Menurut Agus, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten maupun provinsi, tetapi juga membutuhkan peran penting pemerintah desa sebagai ujung tombak pelayanan dan pembangunan masyarakat.
Ia menekankan bahwa dana kampung maupun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan untuk membenahi daerah harus dimulai dari kampung. Pemerintah desa sudah ada di tengah masyarakat. Karena itu, dana kampung maupun APBD harus dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk pembangunan di desa,” pesan Agus.
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah meninggalkan kampung halaman hanya karena keterbatasan ekonomi. Ia mengajak masyarakat untuk tetap berusaha, mengembangkan potensi yang tersedia, serta membangun kehidupan yang lebih baik di daerah sendiri.
Menurutnya, masyarakat Tagineri patut bersyukur karena memiliki potensi lahan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian, termasuk penanaman jagung.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan lahan pertanian di berbagai titik agar dapat menjadi sumber penghidupan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat.
Agus menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Tagineri yang telah berinisiatif membuka dan mengelola lahan kebun. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi dari kampung.
Selain menghadiri kegiatan panen raya jagung, Agus Kogoya juga memberikan dukungan berupa bantuan uang sebesar Rp50 juta kepada panitia pembangunan Gereja Jemaat Filipi Wulubaga di Tagineri.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mendukung proses pembangunan gereja yang menjadi bagian penting dari kehidupan berjemaat masyarakat setempat.
Pada kesempatan yang sama, anggota DPRD Kabupaten Jayawijaya, Yatinus Yikwa, turut memberikan bantuan berupa 50 sak semen kepada panitia pembangunan Gereja Jemaat Filipi.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung bersamaan dengan kegiatan pengumpulan sumbangan sukarela atau buka tikar yang dilakukan panitia untuk menghimpun dukungan pembangunan gereja.
Panitia pembangunan menyampaikan bahwa penggalangan sumbangan akan terus dibuka selama beberapa waktu ke depan. Hal ini dilakukan karena masih terdapat pihak-pihak yang diundang dan diharapkan dapat hadir untuk memberikan dukungan.
Panitia juga menjelaskan bahwa sejumlah persiapan awal telah dilakukan, termasuk penyediaan kayu dan perlengkapan bangunan yang dibutuhkan untuk mendukung proses pembangunan gereja.
Melalui dukungan dari berbagai pihak, panitia berharap pembangunan Gereja Jemaat Filipi Wulubaga dapat berjalan dengan baik dan memperoleh dukungan lebih luas dari masyarakat serta para pihak yang memiliki kepedulian terhadap kehidupan jemaat.
Kegiatan panen raya jagung dan dukungan pembangunan gereja tersebut menjadi momentum bagi masyarakat Tagineri untuk memperkuat semangat kebersamaan, mengembangkan potensi pertanian, serta mendukung pembangunan di lingkungan kampung dan kehidupan bermasyarakat.
Redaksi: Timurviews.com



