Advertisement
TU|| Tiom-Lanijaya-Penjabat Gubernur Provinsi Papua Pegunungan,
Velix Wanggai mengatakan, dinilai Lanny Jaya memiliki potensi ekonomi dan
potensi Sumber Daya Manusia sehingga, perlu adanya perhatian dari pemerintah
provinsi Papua Pegunungan dan melihat secara langsung kemajuan di berbagai
aspek di Lanny Jaya.
“Kehadiran kami pemprov papua
pegunungan disini tentu memberikan sebuah pesan dan simbol bahwa, Kabupaten
Lanny Jaya memiliki potensi ekonomi, potensi SDM yang perlu pemprov berikan
perhatian. juga mengetahui langka -langkah real yang dilakuan dan menempatkan
Lanny Jaya dalam peran regional di Papua Pegunungan secara keseluruhan.Ingin
melihat ubdate terakhir yang dilakukan Lanny Jaya dalam konteks kewilayahan di
Papua Pegunungan potensi regional yang penting seperti komoditas kopi,buah
-buahan markisa, pertanian seperti yang dilakukan penenaman bawang, potensi
sayur-mayur banyak potensi yang menjadi bagian didalam strategi besar Papua
Pegunungan sebagai provinsi Pertanian,”kata Velix Wanggai kepada awak media di
Tiom.
Kemudian,kata dia, kehadiran kami
semua disini melakukan kolaborasi bersama 8 kabupaten, guna wujudkan
pembangunan secara merata di semua sektor maupun segala asek di 8 kabupaten
papua Pegunungan.
“Kedatangan kami disini juga
memberikan kolaborasi antara pemprov, pemerintah 8 kabupaten yang sudah
hadir disini, bahwa membangun Papua Pegunungan tidak sendiri, namun harus ada
kolaborasi antara prpvinsi dan kabupaten, dengan istilah satu untuk delapan dan
delapan untuk satu serta juga kolaborasi itu dalam semua asepek seperto
kebijakan, isu stunting, penanganan penyakit katarak, TBS atau jenis penyakit
lain. Ada kolaborasi dalam pengembangan pariwisata kolaborasi juga lintas agama
di kabupaten-kabupaten,”katanya.
“Ada beberapa hal yang menjadi
fokus diskusi kami yaitu terkait penanganan stunting, inflasi,
penangulangan daerah ektrim, penganguran dalam pertemuan formal maupun informal
dan beberapa isu lain yang berlangsung selama dua hari,”ujarnya.
Sebentara itu Pj. Bupati Lanny
Jaya Alpius Yigibalom, menyampaikan terimakasih untuk rakor stunting yang
dipusatkan di Lanny Jaya, dalam kegiatan tersebut telah hadiri Bupati 8
kabupaten. Stunting merupakan agenda nasiona, menjadi perhatian semua kepala
OPD agar angka stunting bisa kita turnkan secara bersama.
” Dalam rakor Stunting yang
dipusatkan di Lanny Jaya dihadiri Bupati Jayawijaya dan perwakilan 8 Kabupaten
Lain, kami sangat merasa bangga. Dalam pembahasan telah menjadi perhtian serius
untuk penanganan stunting di Lanny Jaya, bukan semata tangung jawab dinas
terkait namun,tangung jawab semua OPD dan kita semua,”katanya.
Kata Pj Bupati Lanny Jaya, Dalam
momen rakor stunting tersebut Pj. Gubernur melakukan pencanangkan Agro wisata
sebagai kawasan pertanian buah markisa di distrik Maki, kemudian penyerahan
bibit Bawan merah, penyerahan bibit pohon kopi juga melakukan penanaman bawang
merah, penanaman kopi di kebung kopi.
“Dalam momen rakor ini juga kami
minta bapa gubernur distrik Makki menjadi kota angro wisata untuk Papua
Pegunungan, kedua adalah kopi Tiom menjadi kopi primadona untuk Papua
Pegunungan, berikut adalah kita canangkan orang Lani secara mandiri wajib tanam
bawang. semua masyarat dan para sarjana yang baru selesai kita kembali ke
kebun, jadilah petani yang baik. kita bikin Lanny Jaya se menarik mungkin, agar
semua orang datang nikmati keindahan alam, kekayaan pertanian,”katanya.
Dalam kegiatan Rakor tersebut
dikikuti Bupati 8 Kabupaten atau yang diwakili, Ketua TP PKK Papua Pegunungan,
Tim BKKBN RI, Para Kepala OPD di Lingkungan Provinsi Papua Pegunungan, Tim
Stunting 8 Kabupaten serta Ikatan Dokter Indonesia dalam menagani penyakita
mata ( Katarak) dan penaganan penyakit lainnya di Tiom.
Pj.Bupati Lanny Jaya juga
menambahakan menjadikan Tiom sebagai kota pendidikan, sehingga semua orang bisa
mendapatkan pendidikan di Lanny Jaya.
” Dalam waktu dekat kami akan
turng ke sekolah -sekolah untuk mengecek langsung, pelayanan di setiap
sekolah,”tutupnya
